Cara Tanam Cabe Hidroponik Dengan Wick Sistem Secara Mudah

Cara Tanam Cabe Hidroponik Dengan Wick Sistem Secara Mudah– yaitu Mengetahui langkah mudah cara tanam cabe hidroponik yang semakin digemari masyarakat. Cara tanam ini mempunyai segudang kelebihan, diantaranya tidak memakan banyak lahan tanam, dan cara tanam yang mudah.

Nah, untuk memulai tanam hidroponik, Anda bisa memilih tanaman cabe. Cara tanam cabe hidroponik membutuhkan persiapan cepat dan langkah yang sangat mudah. Berikut ini kami berikan ulasan cara tanam cabe hidroponik wick system yang bisa Anda lakukan sendiri di pekarangan rumah.

Cabe Hidroponik Wick System

Siapkan Pot, Tandon Nutrisi dan Media Tanam Cabe Hidroponik

Pertama-tama siapkan media tanam. Media tanam cabe hidroponik umumnya menggunakan campuran arang sekam dan serbuk sabut kelapa, dengan ratio 1:1. Kemudian siapkan kain flanel sebagai media sistem sumbu. Kain flanel akan mengantar nutrisi bagi tanaman cabe dengan kemampuan daya serap yang tinggi.

Siapkan juga pot dan tandon nutrisi. Pot digunakan pada cara tanam cabe hidroponik adalah toples atau cup dan botol air mineral bekas. Untuk botol air mineral bekas, Anda bisa memotongnya menjadi 2 bagian, dan gunakan bagian bawah sebagai pot. Sedangkan tandon nutrisi biasanya berbentuk seperti wadah. Ukurannya lebih besar daripada pot tanam.

Semai Benih Cabe Hidroponik

Cabe yang digunakan bisa saja cabe yang biasa digunakan masak. Pilih saja yang bagus,tidak layu, dan pada kulitnya tidak ada bintik penyakit atau hama. Ambil bijinya, kemudian semai di media semai. Media semai ini bisa dibuat dari campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, dan arang sekam. Campurkan bahan tersebut dengan ratio 1:1:1.

Semai benih cabe berjarak 3×3 cm, dan tutup dengan tanah halus. Lakukan penyiraman dengan semprotan/sprayer sekali sehari secara teratur. Anda bisa memindahkannya ke media tanam sebulan kemudian, saat benih cabe sudah berbatang dan berakar.

Tanam Benih Cabe Hidroponik

Cara tanam cabe hidroponik berikutnya adalah menanam benih yang sudah disemai ke media tanam. Campurkan sampai merata arang sekam dan serbuk sabut kelapa. Kemudian ambil tanaman cabai dengan mencungkilnya bersama dengan akar dan batang, jangan sampai patah. Bersihkan terlebih dahulu akar dari media semai, kemudian tanam di media tanam.

Lakukan penyiraman dengan air secara teratur dan perlahan. Jangan sampai media tanam kering. Letakkan tanaman cabe di tempat yang teduh. Setelah 5-7 hari, pindahkan ke tempat dengan sinar matahari yang cukup.

Berikan Nutrisi AB Mix Pada Cabe Hidroponik

Setelah menyelesaikan cara tanam cabe hidroponik diatas, ambil tandon nutrisi, kemudian isi dengan 1lt air sumur atau air PAM dan campurkan dengan nutrisi 600-700 ppm. Jika diukur, kurang lebih 5ml pada masing-masing nutrisi A dan B.

Masukkan tanaman cabe hidroponik ke tandon nutrisi setelah seminggu masa tanam. Jangan lupa masukkan kain flanel untuk media serap nutrisi ke tanah. Naikkan ppm seiring pertumbuhan cabe, sedikit demi sedikit hingga maksimal 1540 ppm. Rajin-rajinlah mengecek ketersediaan larutan nutrisi ini. Jangan sampai tandon kering dan tanaman kekurangan asupannya.

Pemeliharaan

Cara tanam cabe hidroponik sudah selesai, namun jangan lewatkan proses pemeliharaanya. Semprot dengan Gandasil A/B, Bayfolan atau Supergrow. Materi ini biasa disebut pupuk buah untuk menantisipasi tanaman dari serangan hama, penyakit busuk buah dan bercak daun.

Lakukan perawatan ini secara teratur, dan setelah 90 Hari Setelah Tanam, Anda bisa melihat hasil dan memanen cabe hidroponik.

Leave a Comment