Mengedukasi Sekaligus Berlibur di Tempat Wisata Anak Taman Lalu Lintas Bandung

Tempat wisata anak yang paling direkomendasikan adalah Taman Lalu Lintas Bandung. Di taman ini terdapat banyak wahana yang tidak hanya bisa menjadi sarana rekreasi, tetapi juga sarana edukasi. Maksud edukasi di Taman Lalu Lintas ini adalah edukasi pengenalan rambu-rambu lalu lintas, juga cara berlalu lintas yang baik. Seperti apa tamannya? Berikut ulasannya.

Mengenal Lebih Dekat Taman Lalu Lintas Bandung

Taman Lalu Lintas ini dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar. Taman yang dikenal dengan nama Taman Ade Irma Suryani Nasution ini merupakan wisata taman tematik yang akan membantu anak tertib berlalu lintas. Peresmian taman ini dilakukan pada tahun 1958 dan terus dikembangkan hingga sekarang.

Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Taman Lalu Lintas?

Secara garis besar, Taman Lalu Lintas memang dibuat untuk menjadi sarana taman yang mengedukasi anak-anak untuk berlalu lintas dengan baik. Di dalamnya, Anda bisa bermain dan bersantai bersama anak. Anda juga bisa menggunakan wahana-wahana yang ada untuk mengajari anak.

Wahana-wahana yang ada di Taman Lalu Lintas ini adalah wahana untuk belajar bersepeda, wahana kereta api, wahana kolam renang, dan beberapa wahana lain. Semua wahana memiliki tujuan sama: mengedukasi. Tentu saja Taman Lalu Lintas ini menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi bersama anak Anda.

Taman Lalu Lintas juga memiliki amphiteater yang menfasilitasi pertunjukan-pertunjukan kecil untuk ditonton dan dinikmati. Terdapat juga kolam air dangkal sebagai wahana bermain yang sangat diminati oleh anak. Di Taman Lalu Lintas juga dibangun banyak miniatur, termasuk miniatur jalan, lengkap dengan kerumitan cara berlalu lintas di jalan tersebut.

Anak-anak juga bisa belajar bersepeda di Taman Lalu Lintas Bandung ini. Ada tiga zona yang bisa digunakan untuk belajar. Zona pertama adalah zona kota yang dibuat semirip mungkin dengan Kota Bandung. Melewati zona ini, anak seolah diajak berkeliling Kota Bandung. Kedua, adalah zona pegunungan sebagai simulasi wilayah tipografi Bandung, lengkap dengan kelokan dan tanjakan.

Terakhir adalah zona sungai yang di atasnya terdapat replika Jembatan Layang Pasupati. Jembatan itu sekaligus sebagai finish dari tiga zona yang ada.

Wahana di Taman Lalu Lintas

Terdapat beberapa macam wahana yang ada di Taman Lalu Lintas. Wahana yang sejak dulu ada adalah wahana berkeliling menggunakan sepeda, kolam renang, juga wahana kereta api. Ketiganya, sudah diperbaharui dengan fasilitas kekinian walaupun merupakan wahana lawas.

Ornamen dan miniatur-miniatur kota dibangun dengan baik dan menarik. Banyak rambu-rambu lalu lintas yang dipasang untuk melengkapi Taman Lalu Lintas ini. tentu saja, ini membuat Taman Lalu Lintas menjadi semacam simulator berlalu lintas yang benar-benar mirip dengan lalu lintas di kota.

Wahana lain yang ada di Taman Lalu Lintas adalah wahana mobil melayang. Wahana ini biasa digunakan foto selfi oleh pengunjung. Terdapat juga wahana sungai kecil yang mengalir di bawah Replika Jembatan Fly Over Pasupati. Sungai itu sekaligus dimanfaatkan untuk wahana bermain air bagi anak-anak.

Fasilitas seperti bangku taman, mini museum, amphitheater, tempat edukasi anak-anak, adalah fasilitas lain yang juga bisa digunakan untuk mendukung Taman Lalu Lintas ini. Termasuk diberinya fasilitas rumah pohon yang bisa digunakan untuk tempat istirahat.

Lokasi Taman Lalu Lintas

Secara alamat, lokasi Taman Lalu Lintas berada di Jalan Belitung Nomor 1, Merdeka, Sumur Bandung, Kota Bandung. Lebih lengkapnya, terkait rute, Anda bisa mengikuti rute sesuai Google Maps.

Tiket

Tiket masuk Taman Lalu Lintas cukup murah. Hanya dengan membayar Rp6.000 Anda sudah bisa masuk menikmati seluruh lokasi taman. Namun untuk bisa menggunakan wahana-wahana yang ada, Anda diharuskan membayar lagi dengan harga kisaran Rp3.000 hingga Rp15.000.

Bagaimana, menarik bukan rekreasi seraya mengedukasi anak tentang lalu lintas di Taman Lalu Lintas Bandung?